Senin, 09 April 2012

DOKUMENTASI AUDIT


Dokumentasi audit adalah catatan utama yang mencakup semua informasi yang perlu dipertimbangkan oleh auditor untuk melakukan audit secara memadai dan untuk mendukung laporan audit. Tujuan dokumentasi audit adalah untuk membantu auditor dalam memberikan kepastian yang memadai bahwa audit telah sesuai dengan standar audit yang berlaku umum dan juga membantu auditor dalam melaksanakan dan mensupervisi audit. Menurut Arens, Elder dan Beasley (2008 : 241 – 243) secara lebih khusus, dokumentasi audit yang berkaitan dengan audit tahun berjalan, memberikan :
a.       Dasar bagi Perencanaan Audit. Jika auditor akan merencanakan audit yang memadai, informasi tentang referensi yang diperlukan harus tersedia dalam file audit. File itu meliputi berbagai macam informasi perencanaan sebagai informasi deskriptif Universitas Sumatera Utaratentang pengendalian internal, anggaran waktu untuk masing  –  masing area audit, program audit tahun sebelumnya.
b.      Catatan Bukti yang Dikumpulkan dan Hasil Pengujian. Dokumentasi audit adalah sarana utama untuk mendokumentasikan bahwa audit yang memadai telah dilaksanakan sesuai standar auditing. Jika muncul kebutuhan, auditor harus mampu memperlihatkan kepada lembaga pembuat peraturan dan pengadilan bahwa audit telah direncanakan dengan baik dan diawasi secara memadai. Bukti yang dikumpulkan telah tepat dan mencukupi dan laporan audit tepat dengan mempertimbangkan hasil audit. Apabila prosedur audit melibatkan sampling transaksi atau saldo  - saldo, maka dokumentasi audit harus mengidentifikasi item – item yang diuji. File audit juga harus mendokumentasikan temuan atau masalah audit yang signifikan, tindakan yang diambil untuk menanganinya, dan dasar  kesimpulan yang dicapai.
c.       Data untuk menentukan Jenis Laporan Audit yang Tepat. Dokumentasi audit menyediakan sumber informasi yang penting untuk membantu auditor dalam memutuskan apakah bukti yang tepat dan mencukupi telah dikumpulkan guna menjustifikasi laporan audit berdasarkan situasi tertentu. Data yang ada dalam file memiliki kegunaan yang sama untuk mengevaluasi bukti bahwa audit telah diawasi secara memadai. 
d.      Dasar bagi Review oleh Supervisor dan Partner. File audit adalah kerangka referensi utama yang digunakan oleh supervisor untuk mereview pekerjaan asisten. Review yang cermat oleh supervisor juga memberikan bukti bahwa audit telah diawasi secara memadai.

Dokumentasi audit dapat dianggap sebagai kertas kerja, meskipun semakin banyak dokumentasi audit yang diselenggarakan dalam file komputerisasi. Dokumentasi yang berupa kertas kerja audit merupakan milik kantor akuntan publik walaupun kertas kerja tersebut berisi informasi mengenai perusahaan.  Kantor akuntan publik diharuskan untuk menjaga kerahasiaan mengenai informasi perusahaan tersebut, kecuali jika ada izin dari perusahaan yang diaudit tersebut atau ada perkara pengadilan. 
Setiap kantor akuntan publik menetapkan pendekatannya sendiri untuk menyiapkan serta mengatur file audit dan auditor pemula harus menggunakan pendekatan kantornya. Ada dasar pemikiran mengenai jenis dokumentasi audit yang disiapkan untuk suatu audit dan cara dokumentasi itu diatur dalam file.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar